SAMPIT, KALTENGPOP – Kebocoran pipa milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mentaya terjadi di Jalan Walter Condrad, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (8/3/2026). Air yang menyembur dari dalam tanah menggenangi badan jalan hingga masuk ke rumah warga di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut sempat direkam warga dan videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat air menyembur cukup deras dari bawah tanah dan terus mengalir tanpa henti, hingga membuat area jalan tergenang. Sejumlah warga yang berada di lokasi mengeluhkan kondisi tersebut. Selain menyebabkan genangan di jalan, air yang meluap disebut telah masuk ke dalam beberapa rumah warga.
Warga juga mengaku kualitas air PDAM yang mengalir ke rumah mereka menjadi keruh setelah kejadian kebocoran tersebut. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena air tidak lagi layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan informasi resmi dari Perumdam Tirta Mentaya, kebocoran terjadi pada pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) berdiameter 14 inci yang berasal dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Baamang.
Akibat kebocoran itu, terjadi penurunan debit pompa distribusi yang berdampak pada gangguan layanan air bersih ke pelanggan di sejumlah wilayah.
Beberapa kawasan yang terdampak gangguan distribusi air di antaranya Jalan Walter Condrad, Jalan Tidar, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Pemuda, Jalan S Parman, serta Jalan MT Haryono Barat dan wilayah sekitarnya. Saat ini petugas teknis Perumdam Tirta Mentaya tengah melakukan penanganan dan perbaikan pipa agar distribusi air kepada pelanggan dapat segera kembali normal.